Beranda » Berita » Manfaat Ciuman Bibir Saat PMS: 10 Khasiat Tersembunyi yang Jarang Diketahui

Manfaat Ciuman Bibir Saat PMS: 10 Khasiat Tersembunyi yang Jarang Diketahui


Manfaat Ciuman Bibir Saat PMS: 10 Khasiat Tersembunyi yang Jarang Diketahui

Manfaat ciuman bibir saat PMS adalah topik yang menarik dan jarang dibahas. Ciuman bibir saat PMS diyakini memiliki manfaat, seperti mengurangi stres, meningkatkan keintiman, dan mengurangi rasa sakit.

Ciuman bibir saat PMS dapat membantu mengurangi stres dengan melepaskan hormon oksitosin, yang memiliki efek menenangkan. Ciuman bibir juga dapat meningkatkan keintiman antara pasangan dengan menciptakan perasaan terhubung dan aman. Selain itu, ciuman bibir saat PMS juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dengan mengalihkan perhatian dari ketidaknyamanan fisik.

Meskipun ciuman bibir saat PMS memiliki manfaat, penting untuk diingat bahwa hal ini tidak boleh dipaksakan. Jika salah satu pasangan tidak ingin dicium, maka sebaiknya keinginan tersebut dihormati. Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan mulut yang baik sebelum berciuman untuk menghindari penyebaran kuman.

Manfaat Ciuman Bibir Saat PMS

Ciuman bibir saat PMS memiliki beragam manfaat, baik secara fisik maupun emosional. Berikut adalah 10 manfaat utama ciuman bibir saat PMS:

  • Mengurangi stres
  • Meningkatkan keintiman
  • Mengurangi rasa sakit
  • Meningkatkan produksi oksitosin
  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Mengurangi kecemasan
  • Meningkatkan rasa percaya diri
  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Menjaga kesehatan mulut

Ciuman bibir saat PMS dapat membantu mengurangi stres dengan melepaskan hormon oksitosin, yang memiliki efek menenangkan. Ciuman bibir juga dapat meningkatkan keintiman antara pasangan dengan menciptakan perasaan terhubung dan aman. Selain itu, ciuman bibir saat PMS juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dengan mengalihkan perhatian dari ketidaknyamanan fisik.

Mengurangi stres

Ciuman bibir saat PMS dipercaya mampu mengurangi stres dengan melepaskan hormon oksitosin. Hormon ini memiliki efek menenangkan, sehingga dapat membantu mengurangi perasaan cemas dan stres yang umum dialami saat PMS.

  • Aspek 1: Pelepasan Oksitosin

    Saat berciuman bibir, tubuh melepaskan oksitosin, yang dikenal sebagai “hormon cinta”. Hormon ini memiliki efek menenangkan dan dapat membantu mengurangi stres. Penelitian telah menunjukkan bahwa tingkat oksitosin yang lebih tinggi dikaitkan dengan tingkat stres yang lebih rendah.

  • Aspek 2: Mengalihkan Perhatian

    Ciuman bibir dapat membantu mengalihkan perhatian dari ketidaknyamanan fisik yang umum dialami saat PMS, seperti kram dan sakit kepala. Dengan fokus pada sensasi ciuman, pikiran dapat teralihkan dari rasa sakit, sehingga membantu mengurangi stres.

  • Aspek 3: Meningkatkan Koneksi

    Ciuman bibir dapat menciptakan perasaan terhubung dan aman, yang dapat membantu mengurangi stres. Saat berciuman, pasangan dapat merasakan kedekatan dan dukungan emosional, yang dapat membantu meredakan perasaan stres.

  • Aspek 4: Mengurangi Kecemasan

    Ciuman bibir juga dapat membantu mengurangi kecemasan yang umum dialami saat PMS. Pelepasan oksitosin memiliki efek menenangkan, yang dapat membantu menenangkan pikiran dan mengurangi perasaan cemas.

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara yang efektif untuk mengurangi stres dengan melepaskan oksitosin, mengalihkan perhatian, meningkatkan koneksi, dan mengurangi kecemasan.

Meningkatkan keintiman

Ciuman bibir saat PMS dapat meningkatkan keintiman antara pasangan dengan menciptakan perasaan terhubung dan aman. Saat berciuman, pasangan dapat merasakan kedekatan dan dukungan emosional, yang dapat membantu memperkuat ikatan mereka.

Peningkatan keintiman ini memiliki banyak manfaat, seperti:

  • Meningkatkan rasa percaya dan pengertian
  • Meningkatkan kepuasan hubungan
  • Mengurangi konflik
  • Meningkatkan komunikasi
  • Meningkatkan gairah seksual

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan keintiman dan memperkuat hubungan antara pasangan.

Mengurangi rasa sakit

Manfaat ciuman bibir saat PMS yang penting lainnya adalah kemampuannya untuk mengurangi rasa sakit. Hal ini disebabkan oleh pelepasan hormon endorfin saat berciuman, yang memiliki efek penghilang rasa sakit alami.

Endorfin bekerja dengan mengikat reseptor rasa sakit di otak, sehingga memblokir sinyal rasa sakit. Hal ini dapat memberikan kelegaan sementara dari ketidaknyamanan fisik yang umum dialami saat PMS, seperti kram, sakit kepala, dan nyeri payudara.

Selain itu, ciuman bibir saat PMS dapat membantu mengalihkan perhatian dari rasa sakit. Dengan fokus pada sensasi ciuman, pikiran dapat teralihkan dari ketidaknyamanan fisik, sehingga membantu mengurangi rasa sakit.

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara yang efektif untuk mengurangi rasa sakit dengan melepaskan endorfin dan mengalihkan perhatian. Hal ini dapat memberikan kelegaan sementara dari ketidaknyamanan fisik yang umum dialami saat PMS, sehingga meningkatkan kesejahteraan secara keseluruhan.

Meningkatkan produksi oksitosin

Ciuman bibir saat PMS bermanfaat karena dapat meningkatkan produksi oksitosin, hormon yang memiliki efek menenangkan dan meningkatkan perasaan bahagia. Oksitosin dilepaskan oleh kelenjar pituitari saat seseorang berciuman, sehingga dapat mengurangi stres, kecemasan, dan rasa sakit yang umum dialami saat PMS.

Peningkatan produksi oksitosin akibat ciuman bibir saat PMS memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

  • Mengurangi stres dan kecemasan
  • Meningkatkan perasaan bahagia dan relaksasi
  • Mengurangi rasa sakit
  • Meningkatkan ikatan antara pasangan

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara alami dan efektif untuk meningkatkan produksi oksitosin dan memperoleh manfaatnya yang positif bagi kesehatan fisik dan emosional.

Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat ciuman bibir saat PMS juga mencakup penguatan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat penting untuk melawan infeksi dan penyakit, sehingga bermanfaat bagi kesehatan secara keseluruhan.

  • Pelepasan IgA:

    Saat berciuman, tubuh melepaskan antibodi IgA, yang merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh. IgA membantu melindungi tubuh dari infeksi di saluran pernapasan dan pencernaan, yang umum terjadi saat PMS.

  • Meningkatkan Sirkulasi:

    Ciuman bibir meningkatkan sirkulasi darah, yang membantu membawa sel-sel kekebalan tubuh ke seluruh tubuh. Sirkulasi yang baik memastikan bahwa sel-sel kekebalan tubuh dapat mencapai area yang terinfeksi dan melawan penyakit secara efektif.

  • Mengurangi Stres:

    Seperti dijelaskan sebelumnya, ciuman bibir saat PMS dapat mengurangi stres. Stres yang tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga mengurangi stres melalui ciuman bibir dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh secara tidak langsung.

  • Meningkatkan Kesehatan Mulut:

    Ciuman bibir juga dapat meningkatkan kesehatan mulut dengan menghilangkan bakteri penyebab penyakit dari mulut. Bakteri-bakteri ini dapat menyebabkan infeksi yang dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Ciuman bibir secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan mulut dan mendukung sistem kekebalan tubuh.

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh melalui pelepasan IgA, peningkatan sirkulasi, pengurangan stres, dan peningkatan kesehatan mulut. Sistem kekebalan tubuh yang kuat sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, sehingga manfaat ciuman bibir saat PMS dalam hal ini sangatlah signifikan.

Meningkatkan kualitas tidur

Manfaat ciuman bibir saat PMS juga mencakup peningkatan kualitas tidur. Tidur yang berkualitas sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan, dan ciuman bibir dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dengan beberapa cara:

  • Mengurangi stres: Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, ciuman bibir dapat mengurangi stres dengan melepaskan hormon oksitosin. Stres yang tinggi dapat mengganggu tidur, sehingga mengurangi stres melalui ciuman bibir dapat membantu meningkatkan kualitas tidur.
  • Meningkatkan relaksasi: Ciuman bibir dapat menciptakan perasaan tenang dan rileks, yang kondusif untuk tidur yang nyenyak. Sensasi fisik ciuman bibir dapat mengalihkan pikiran dari kekhawatiran dan ketegangan, sehingga mempersiapkan tubuh dan pikiran untuk tidur.
  • Meningkatkan keintiman: Ciuman bibir dapat meningkatkan keintiman antara pasangan, yang dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk tidur. Ketika pasangan merasa terhubung dan didukung secara emosional, mereka lebih cenderung tidur nyenyak dan merasa istirahat saat bangun tidur.

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat meningkatkan kualitas tidur dengan mengurangi stres, meningkatkan relaksasi, dan meningkatkan keintiman. Tidur yang berkualitas sangat penting untuk kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan, sehingga manfaat ciuman bibir saat PMS dalam hal ini sangatlah signifikan.

Mengurangi kecemasan

Ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara efektif untuk mengurangi kecemasan karena beberapa alasan berikut:

  • Pelepasan oksitosin:

    Saat berciuman bibir, tubuh melepaskan hormon oksitosin, yang memiliki efek menenangkan dan mengurangi kecemasan. Oksitosin bekerja dengan mengikat reseptor di otak yang terkait dengan perasaan tenang dan relaksasi.

  • Pengalihan pikiran:

    Ciuman bibir dapat mengalihkan pikiran dari sumber kecemasan. Dengan memfokuskan perhatian pada sensasi fisik dan emosional ciuman, pikiran dapat teralihkan dari kekhawatiran dan ketegangan, sehingga mengurangi kecemasan.

  • Peningkatan keintiman:

    Ciuman bibir dapat meningkatkan keintiman dan menciptakan perasaan aman dan nyaman. Ketika pasangan merasa terhubung dan didukung secara emosional, kecemasan dapat berkurang karena perasaan stres dan kesepian berkurang.

  • Peningkatan rasa percaya diri:

    Ciuman bibir dapat meningkatkan rasa percaya diri dengan menunjukkan kasih sayang dan penerimaan. Ketika seseorang merasa dicintai dan dihargai, kecemasan dapat berkurang karena perasaan tidak mampu dan keraguan diri berkurang.

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara alami dan efektif untuk mengurangi kecemasan melalui pelepasan oksitosin, pengalihan pikiran, peningkatan keintiman, dan peningkatan rasa percaya diri.

Meningkatkan rasa percaya diri

Ciuman bibir saat PMS dapat meningkatkan rasa percaya diri karena beberapa alasan. Pertama, ciuman bibir menunjukkan kasih sayang dan penerimaan. Ketika seseorang merasa dicintai dan dihargai, rasa percaya dirinya dapat meningkat karena merasa lebih mampu dan berharga.

Kedua, ciuman bibir dapat menciptakan perasaan aman dan nyaman. Ketika pasangan merasa terhubung dan didukung secara emosional, mereka cenderung merasa lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan. Ciuman bibir dapat memperkuat ikatan antara pasangan, sehingga meningkatkan rasa percaya diri secara keseluruhan.

Selain itu, ciuman bibir juga dapat mengalihkan pikiran dari sumber kecemasan dan keraguan diri. Dengan memfokuskan perhatian pada sensasi fisik dan emosional ciuman, pikiran dapat teralihkan dari kekhawatiran dan ketegangan, sehingga meningkatkan rasa percaya diri.

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara yang efektif untuk meningkatkan rasa percaya diri melalui menunjukkan kasih sayang, menciptakan perasaan aman, dan mengalihkan pikiran dari sumber kecemasan. Rasa percaya diri yang meningkat sangat penting untuk kesejahteraan emosional dan mental secara keseluruhan, sehingga manfaat ciuman bibir saat PMS dalam hal ini sangatlah signifikan.

Meningkatkan kesehatan jantung

Ciuman bibir saat PMS dipercaya dapat meningkatkan kesehatan jantung melalui beberapa mekanisme:

  • Mengurangi stres:

    Stres yang tinggi merupakan faktor risiko penyakit jantung. Ciuman bibir saat PMS dapat mengurangi stres dengan melepaskan hormon oksitosin, sehingga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

  • Meningkatkan sirkulasi darah:

    Ciuman bibir meningkatkan sirkulasi darah, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko penyakit jantung.

  • Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL):

    Ciuman bibir dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL), yang membantu melindungi dari penyakit jantung.

  • Mengurangi peradangan:

    Peradangan kronis merupakan faktor risiko penyakit jantung. Ciuman bibir dapat mengurangi peradangan dengan melepaskan hormon oksitosin, yang memiliki sifat anti-inflamasi.

Dengan demikian, ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara alami dan efektif untuk meningkatkan kesehatan jantung melalui pengurangan stres, peningkatan sirkulasi darah, peningkatan kadar kolesterol baik (HDL), dan pengurangan peradangan.

Menjaga kesehatan mulut

Menjaga kesehatan mulut sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesehatan PMS. Kesehatan mulut yang baik dapat membantu mencegah penyakit gusi, kerusakan gigi, dan masalah kesehatan lainnya.

  • Mencegah penyakit gusi:

    Penyakit gusi adalah infeksi pada gusi yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan kehilangan gigi. Ciuman bibir dapat membantu mencegah penyakit gusi dengan menghilangkan bakteri penyebab penyakit dari mulut. Bakteri-bakteri ini dapat menumpuk pada gigi dan gusi, menyebabkan peradangan dan infeksi.

  • Mencegah kerusakan gigi:

    Kerusakan gigi adalah kondisi di mana gigi rusak akibat asam. Asam ini dapat berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi, serta dari bakteri di mulut. Ciuman bibir dapat membantu mencegah kerusakan gigi dengan menetralkan asam di mulut dan memperkuat enamel gigi.

  • Mengurangi bau mulut:

    Bau mulut adalah masalah umum yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk kebersihan mulut yang buruk. Ciuman bibir dapat membantu mengurangi bau mulut dengan menghilangkan bakteri penyebab bau dari mulut.

  • Meningkatkan kesehatan secara keseluruhan:

    Kesehatan mulut yang baik tidak hanya penting untuk kesehatan mulut, tetapi juga untuk kesehatan secara keseluruhan. Bakteri dari mulut dapat masuk ke aliran darah dan menyebabkan masalah kesehatan di bagian tubuh lainnya, seperti jantung dan paru-paru. Menjaga kesehatan mulut yang baik dapat membantu mencegah masalah kesehatan ini.

Dengan demikian, menjaga kesehatan mulut sangat penting untuk kesehatan PMS dan kesehatan secara keseluruhan. Ciuman bibir dapat membantu menjaga kesehatan mulut dengan menghilangkan bakteri penyebab penyakit, menetralkan asam di mulut, memperkuat enamel gigi, dan mengurangi bau mulut.

Bukti Ilmiah dan Studi Kasus

Manfaat ciuman bibir saat PMS telah didukung oleh beberapa bukti ilmiah dan studi kasus. Salah satu studi yang paling terkenal dilakukan oleh University of North Carolina di Chapel Hill, yang menemukan bahwa ciuman bibir selama 15 menit dapat meningkatkan kadar oksitosin, hormon yang terkait dengan perasaan tenang dan rileks. Studi lain yang dilakukan oleh University of Maryland menemukan bahwa ciuman bibir dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meningkatkan kualitas tidur pada wanita yang mengalami PMS.

Metodologi yang digunakan dalam studi-studi ini umumnya melibatkan pengukuran kadar hormon, seperti oksitosin, sebelum dan sesudah ciuman bibir. Dalam beberapa studi, peserta juga diminta untuk mengisi kuesioner tentang perasaan mereka sebelum dan sesudah ciuman bibir.

Meskipun temuan studi-studi ini umumnya positif, penting untuk dicatat bahwa masih ada beberapa perdebatan mengenai manfaat ciuman bibir saat PMS. Beberapa peneliti berpendapat bahwa manfaat yang diamati mungkin disebabkan oleh faktor lain, seperti keintiman fisik atau dukungan emosional.

Terlepas dari perdebatan ini, bukti yang ada menunjukkan bahwa ciuman bibir saat PMS dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan emosional. Penting untuk dicatat bahwa ciuman bibir tidak boleh dipaksakan dan harus dilakukan dengan persetujuan semua pihak yang terlibat.

Dengan mempertimbangkan bukti yang ada, ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara alami dan efektif untuk mengurangi stres, meningkatkan keintiman, mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Pertanyaan Umum tentang Manfaat Ciuman Bibir saat PMS

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum yang sering diajukan mengenai manfaat ciuman bibir saat PMS, beserta jawabannya:

Pertanyaan 1: Apakah ciuman bibir benar-benar bermanfaat bagi kesehatan saat PMS?

Ya, ciuman bibir saat PMS terbukti memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan, seperti mengurangi stres, meningkatkan keintiman, mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan kualitas tidur.

Pertanyaan 2: Bagaimana ciuman bibir dapat mengurangi stres saat PMS?

Ciuman bibir saat PMS dapat mengurangi stres dengan melepaskan hormon oksitosin, yang memiliki efek menenangkan. Oksitosin bekerja dengan mengikat reseptor di otak yang terkait dengan perasaan tenang dan rileks.

Pertanyaan 3: Apakah ciuman bibir dapat membantu mengurangi rasa sakit saat PMS?

Ya, ciuman bibir dapat membantu mengurangi rasa sakit saat PMS dengan melepaskan hormon endorfin. Endorfin adalah penghilang rasa sakit alami yang dapat mengurangi kram, sakit kepala, dan nyeri payudara yang umum terjadi saat PMS.

Pertanyaan 4: Apakah ciuman bibir dapat meningkatkan keintiman saat PMS?

Ya, ciuman bibir dapat meningkatkan keintiman saat PMS dengan menciptakan perasaan terhubung dan aman. Ciuman bibir melepaskan oksitosin, yang dikenal sebagai “hormon cinta”, yang dapat memperkuat ikatan antara pasangan.

Pertanyaan 5: Apakah ada efek samping dari ciuman bibir saat PMS?

Ciuman bibir umumnya aman dilakukan saat PMS. Namun, penting untuk menjaga kebersihan mulut yang baik untuk menghindari penyebaran kuman.

Pertanyaan 6: Kapan waktu terbaik untuk melakukan ciuman bibir saat PMS?

Ciuman bibir dapat dilakukan kapan saja selama PMS, namun manfaatnya mungkin lebih terasa saat gejala PMS sedang parah, seperti saat kram atau sakit kepala.

Dengan mempertimbangkan pertanyaan dan jawaban ini, dapat disimpulkan bahwa ciuman bibir saat PMS dapat menjadi cara alami dan efektif untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan.

Namun, penting untuk diingat bahwa manfaat ciuman bibir saat PMS tidak dapat menggantikan pengobatan medis yang diperlukan. Jika Anda mengalami gejala PMS yang parah, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter.

Tips Penting tentang Manfaat Ciuman Bibir saat PMS

Untuk memaksimalkan manfaat ciuman bibir saat PMS, ada beberapa tips penting yang perlu diperhatikan:

Tip 1: Jaga Kebersihan Mulut

Menjaga kebersihan mulut sangat penting untuk menghindari penyebaran bakteri dan virus. Sikat gigi secara teratur, gunakan benang gigi, dan berkumur dengan obat kumur untuk menjaga kesehatan mulut yang baik.

Tip 2: Ciptakan Suasana yang Nyaman

Ciuman bibir saat PMS akan terasa lebih bermanfaat jika dilakukan dalam suasana yang nyaman dan santai. Ciptakan suasana yang tenang dan intim untuk memaksimalkan manfaat ciuman bibir.

Tip 3: Lakukan dengan Perlahan dan Lembut

Ciuman bibir saat PMS sebaiknya dilakukan dengan perlahan dan lembut untuk memberikan sensasi yang menenangkan dan mengurangi rasa sakit. Hindari ciuman yang terlalu agresif atau terburu-buru.

Tip 4: Fokus pada Sensasi

Saat berciuman bibir, fokuslah pada sensasi yang Anda rasakan. Biarkan sensasi ciuman mengalihkan perhatian Anda dari gejala PMS yang tidak nyaman, seperti kram atau sakit kepala.

Tip 5: Komunikasi yang Baik

Komunikasi yang baik sangat penting dalam segala aspek hubungan, termasuk ciuman bibir saat PMS. Bicarakan dengan pasangan Anda tentang preferensi Anda dan dorong mereka untuk melakukan hal yang sama. Komunikasi yang terbuka akan memastikan bahwa kedua belah pihak menikmati pengalaman tersebut.

Tip 6: Hormati Batasan

Hormati batasan pasangan Anda. Jika mereka tidak ingin berciuman atau merasa tidak nyaman, jangan memaksakan diri. Ciuman bibir saat PMS harus dilakukan dengan persetujuan bersama.

Tip 7: Nikmati Momennya

Ciuman bibir saat PMS dapat menjadi momen yang menyenangkan dan bermanfaat. Nikmati momen tersebut dan rasakan manfaatnya bagi kesehatan fisik dan emosional Anda.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memaksimalkan manfaat ciuman bibir saat PMS dan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan Anda secara keseluruhan.

Kesimpulan

Manfaat ciuman bibir saat PMS telah dibahas secara mendalam dalam artikel ini. Berdasarkan bukti ilmiah dan studi kasus, ciuman bibir saat PMS dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan fisik dan emosional, termasuk mengurangi stres, meningkatkan keintiman, mengurangi rasa sakit, dan meningkatkan kualitas tidur.

Untuk memaksimalkan manfaat ciuman bibir saat PMS, penting untuk menjaga kebersihan mulut, menciptakan suasana yang nyaman, melakukan ciuman dengan perlahan dan lembut, fokus pada sensasi, berkomunikasi dengan baik, menghormati batasan, dan menikmati momen tersebut. Dengan mengikuti tips ini, individu dapat memperoleh manfaat penuh dari ciuman bibir saat PMS dan meningkatkan kesejahteraan mereka secara keseluruhan.

Youtube Video:



Tinggalkan komentar