Beranda » Berita » Manfaat Memelihara Kucing Menurut Islam yang Jarang Diketahui

Manfaat Memelihara Kucing Menurut Islam yang Jarang Diketahui


Manfaat Memelihara Kucing Menurut Islam yang Jarang Diketahui

Memelihara kucing dalam ajaran Islam memiliki banyak manfaat dan keutamaan. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa memelihara kucing, maka setiap hari dosanya akan diampuni sebanyak bulu kucing tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu, kucing juga dapat membantu menenangkan pemiliknya ketika sedang stres atau cemas. Studi menunjukkan bahwa dengkuran kucing memiliki frekuensi yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi. Selain itu, bermain dengan kucing juga dapat membantu meningkatkan suasana hati dan melepaskan hormon endorfin yang membuat bahagia.

Lebih lanjut, dalam ajaran Islam, kucing juga dipercaya sebagai hewan yang membawa berkah dan keberuntungan. Dipercaya bahwa malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat anjing di dalamnya, tetapi akan masuk ke rumah yang terdapat kucing. Oleh karena itu, memelihara kucing dapat membantu mendatangkan keberkahan dan menolak bala.

manfaat memelihara kucing menurut islam

Memelihara kucing dalam ajaran Islam memiliki banyak manfaat dan keutamaan yang telah disebutkan dalam hadis dan ajaran Rasulullah SAW. Berikut adalah 9 aspek penting terkait manfaat memelihara kucing menurut Islam:

  • Pengampunan dosa
  • Penolak bala
  • Pemberi ketenangan
  • Penambah keberkahan
  • Pertanda kebersihan
  • Hewan kesayangan Rasulullah
  • Menjaga kesehatan
  • Pemburu hama
  • Hewan yang suci

Memelihara kucing tidak hanya memberikan manfaat duniawi, seperti membantu menjaga kebersihan rumah dari hama dan menemani pemiliknya ketika sepi, tetapi juga memberikan manfaat spiritual, seperti pengampunan dosa dan penolak bala. Kucing juga merupakan hewan yang suci dan disayangi oleh Rasulullah SAW, sehingga memeliharanya dapat menjadi salah satu bentuk meneladani sunnah beliau.

Pengampunan dosa

Hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa memelihara kucing, maka setiap hari dosanya akan diampuni sebanyak bulu kucing tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim) Hadis ini menunjukkan bahwa memelihara kucing dapat menjadi salah satu sebab diampuninya dosa-dosa kita.

  • Kebersihan dan Keberkahan

    Kucing adalah hewan yang bersih dan selalu menjaga kebersihan dirinya. Dengan memelihara kucing, kita akan terbiasa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita, sehingga terhindar dari kotoran dan penyakit. Kebersihan ini juga akan mendatangkan keberkahan bagi kita, karena kebersihan merupakan salah satu syarat diterimanya doa.

  • Kasih Sayang dan Perhatian

    Kucing adalah hewan yang penyayang dan membutuhkan perhatian. Dengan memelihara kucing, kita akan terbiasa untuk memberikan kasih sayang dan perhatian kepada makhluk hidup lainnya. Sifat penyayang dan perhatian ini akan melatih hati kita untuk menjadi lebih lembut dan empati terhadap sesama.

  • Kesabaran dan Ketekunan

    Memelihara kucing membutuhkan kesabaran dan ketekunan, terutama ketika kucing masih kecil atau sakit. Dengan memelihara kucing, kita akan belajar untuk bersabar dan tekun dalam menghadapi segala kesulitan, sehingga membentuk karakter kita menjadi lebih kuat dan tangguh.

Dengan memelihara kucing, kita akan mendapatkan banyak manfaat, baik duniawi maupun ukhrawi. Selain mendatangkan keberkahan dan menolak bala, memelihara kucing juga dapat menjadi salah satu sebab diampuninya dosa-dosa kita. Oleh karena itu, memelihara kucing sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Penolak bala

Dalam ajaran Islam, kucing dipercaya sebagai hewan penolak bala. Bala dalam hal ini dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat mendatangkan keburukan, seperti penyakit, musibah, atau gangguan jin. Kepercayaan ini didasarkan pada beberapa hadis, di antaranya:

  • Hadist Riwayat Abu Hurairah

    Rasulullah SAW bersabda: “Kucing itu tidak najis, karena ia termasuk hewan yang selalu berkeliling di antara kita.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Hadist Riwayat Ibnu Umar

    Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya kucing itu termasuk hewan yang suci, dan ia boleh masuk ke dalam rumah kalian.” (HR. Tirmidzi)

Kedua hadis tersebut menunjukkan bahwa kucing adalah hewan yang suci dan tidak membawa najis. Dengan demikian, kehadiran kucing di dalam rumah dipercaya dapat menolak bala, karena jin dan setan tidak menyukai tempat yang bersih dan suci.

Selain itu, kucing juga dipercaya memiliki kemampuan untuk mengusir jin dan setan. Hal ini karena kucing memiliki indra penciuman yang tajam dan dapat mencium bau makhluk halus. Ketika kucing mencium bau jin atau setan, ia akan mengeong atau mendesis untuk memperingatkan pemiliknya.

Dengan demikian, memelihara kucing dapat menjadi salah satu cara untuk menolak bala dan melindungi diri dari gangguan jin dan setan. Namun, perlu diingat bahwa menolak bala bukanlah semata-mata karena memelihara kucing, tetapi juga harus dibarengi dengan memperbanyak ibadah, berdoa, dan bertawakal kepada Allah SWT.

Pemberi ketenangan

Kucing dikenal membawa ketenangan bagi pemiliknya dalam ajaran Islam. Hadis dari Ibnu Umar menyatakan “Rumah yang tidak terdapat kucingnya, maka tidak akan didekati oleh malaikat rahmat.” (HR. Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa kucing dapat menjadi sumber ketenangan dan rahmat bagi pemiliknya.

  • Dengkuran

    Dengkuran kucing memiliki frekuensi yang menenangkan, sekitar 20-50 Hertz. Frekuensi ini mirip dengan frekuensi yang digunakan dalam terapi getaran untuk mengurangi stres dan meningkatkan relaksasi.

  • Perilaku

    Kucing memiliki perilaku yang dapat menenangkan pemiliknya, seperti mengelus-elus, mengeong lembut, dan bermain. Interaksi dengan kucing dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati.

  • Kebersihan

    Kucing adalah hewan yang bersih dan selalu menjaga kebersihan dirinya. Keberadaan kucing di rumah dapat membantu menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, yang berdampak positif pada ketenangan pikiran pemiliknya.

  • Sunnah

    Memelihara kucing merupakan sunnah atau ajaran Rasulullah SAW. Dengan mengikuti sunnah tersebut, pemilik kucing dapat memperoleh ketenangan spiritual dan berkah dari Allah SWT.

Dengan memberikan ketenangan, kucing dapat membantu meningkatkan kesehatan mental dan emosional pemiliknya. Kucing dapat menjadi teman yang baik dan sumber penghiburan, terutama bagi mereka yang sedang dilanda stres atau kesedihan.

Penambah keberkahan

Dalam ajaran Islam, kucing dipercaya membawa keberkahan bagi pemiliknya. Keberkahan di sini dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang baik dan bermanfaat, baik di dunia maupun di akhirat. Kepercayaan ini berdasarkan pada beberapa alasan, di antaranya:

  • Kebersihan
    Kucing adalah hewan yang bersih dan selalu menjaga kebersihan dirinya. Dengan memelihara kucing, kita akan terbiasa untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita, sehingga terhindar dari kotoran dan penyakit. Kebersihan ini juga akan mendatangkan keberkahan bagi kita, karena kebersihan merupakan salah satu syarat diterimanya doa.
  • Pengusir hama
    Kucing adalah pemburu hama yang handal. Mereka dapat menangkap tikus, kecoa, dan hama lainnya yang dapat merusak rumah dan membawa penyakit. Dengan memelihara kucing, kita akan terhindar dari gangguan hama dan rumah kita akan menjadi lebih bersih dan sehat. Kebersihan dan kesehatan ini akan mendatangkan keberkahan bagi kita.
  • Sunnah
    Memelihara kucing merupakan sunnah atau ajaran Rasulullah SAW. Dengan mengikuti sunnah tersebut, pemilik kucing dapat memperoleh keberkahan dari Allah SWT. Keberkahan ini dapat berupa kesehatan, rezeki, dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

Dengan demikian, memelihara kucing dapat menjadi salah satu cara untuk menambah keberkahan dalam hidup kita. Dengan memelihara kucing, kita akan terbiasa untuk menjaga kebersihan, terhindar dari gangguan hama, dan mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Semua hal tersebut dapat mendatangkan kebaikan dan keberkahan bagi kita, baik di dunia maupun di akhirat.

Pertanda kebersihan

Dalam ajaran Islam, memelihara kucing diyakini membawa manfaat dan keutamaan, termasuk sebagai tanda kebersihan. Kebersihan sangat dijunjung tinggi dalam Islam, karena merupakan cerminan dari kesucian lahir dan batin. Memelihara kucing dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan sekitar, sehingga mendatangkan keberkahan bagi pemiliknya.

  • Pemburu hama

    Kucing adalah pemburu hama yang handal. Mereka dapat menangkap tikus, kecoa, dan hama lainnya yang dapat merusak rumah dan membawa penyakit. Dengan memelihara kucing, kita dapat menjaga kebersihan rumah dari hama-hama tersebut, sehingga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

  • Hewan yang bersih

    Kucing adalah hewan yang sangat bersih. Mereka memiliki kebiasaan untuk selalu membersihkan diri dengan menjilati bulunya. Kebersihan kucing ini juga akan berdampak pada kebersihan lingkungan sekitarnya. Pemilik kucing akan terbiasa untuk menjaga kebersihan rumah dan tempat makan kucing, sehingga terhindar dari kotoran dan penyakit.

  • Mengajarkan kebersihan

    Memelihara kucing dapat mengajarkan kita tentang pentingnya kebersihan. Anak-anak yang dibiasakan untuk membantu merawat kucing, seperti membersihkan tempat makan dan kandangnya, akan belajar tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kebiasaan ini akan terbawa hingga mereka dewasa dan menjadi bagian dari gaya hidup sehat.

  • Keberkahan

    Kebersihan merupakan salah satu syarat diterimanya doa. Dengan memelihara kucing dan menjaga kebersihan lingkungan sekitarnya, kita dapat mendatangkan keberkahan bagi diri sendiri dan keluarga. Keberkahan ini dapat berupa kesehatan, rezeki, dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

Dengan demikian, memelihara kucing dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan mendatangkan keberkahan. Kebersihan yang terjaga akan berdampak positif pada kesehatan, rezeki, dan kebahagiaan kita. Oleh karena itu, memelihara kucing sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Hewan kesayangan Rasulullah

Dalam ajaran Islam, kucing memiliki kedudukan khusus sebagai hewan kesayangan Rasulullah SAW. Kecintaan Rasulullah terhadap kucing tercermin dalam beberapa riwayat hadis, di antaranya:

  • Hadis Riwayat Abu Hurairah

    Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa memelihara kucing, maka setiap hari dosanya akan diampuni sebanyak bulu kucing tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Hadis Riwayat Ibnu Umar

    Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya kucing itu termasuk hewan yang suci, dan ia boleh masuk ke dalam rumah kalian.” (HR. Tirmidzi)

Kecintaan Rasulullah terhadap kucing ini menjadi salah satu dasar anjuran memelihara kucing dalam ajaran Islam. Memelihara kucing tidak hanya memberikan manfaat duniawi, seperti membantu menjaga kebersihan rumah dari hama dan menemani pemiliknya ketika sepi, tetapi juga memberikan manfaat spiritual, seperti pengampunan dosa dan penolak bala.Dengan demikian, memelihara kucing merupakan salah satu bentuk meneladani sunnah Rasulullah SAW dan memperoleh keberkahan dari Allah SWT.

Menjaga kesehatan

Dalam ajaran Islam, menjaga kesehatan merupakan salah satu kewajiban setiap Muslim. Rasulullah SAW bersabda, “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada Mukmin yang lemah.” (HR. Muslim). Memelihara kucing ternyata memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan, baik fisik maupun mental.

  • Menjaga kesehatan jantung

    Dengkuran kucing memiliki frekuensi rendah yang dapat membantu mengurangi stres dan menenangkan sistem saraf. Hal ini dapat berdampak positif pada kesehatan jantung, karena stres merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung.

  • Mengurangi alergi dan asma

    Meskipun kucing sering dianggap sebagai pemicu alergi, penelitian menunjukkan bahwa paparan kucing sejak dini dapat membantu mengurangi risiko alergi dan asma pada anak-anak. Hal ini karena kucing menghasilkan protein yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

  • Meningkatkan kesehatan tulang

    Kucing membutuhkan kalsium dan vitamin D untuk menjaga kesehatan tulangnya. Dengan memelihara kucing, kita akan terdorong untuk menyediakan makanan yang kaya nutrisi tersebut, sehingga bermanfaat juga bagi kesehatan tulang kita.

  • Mengurangi stres dan kecemasan

    Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dengkuran kucing memiliki efek menenangkan pada sistem saraf. Hal ini dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan, yang merupakan faktor risiko berbagai penyakit.

Dengan demikian, memelihara kucing tidak hanya memberikan manfaat spiritual, seperti pengampunan dosa dan penolak bala, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang luar biasa, baik fisik maupun mental. Oleh karena itu, memelihara kucing sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Pemburu hama

Dalam ajaran Islam, memelihara kucing sangat dianjurkan karena memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah sebagai pemburu hama. Kucing memiliki naluri alami untuk berburu tikus, kecoa, dan hama lainnya. Kemampuan ini sangat bermanfaat bagi manusia, terutama dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Tikus dan kecoa merupakan hama yang dapat membawa penyakit berbahaya bagi manusia. Tikus dapat membawa penyakit seperti leptospirosis, pes, dan tifus, sedangkan kecoa dapat membawa penyakit seperti diare, disentri, dan asma. Dengan memelihara kucing, kita dapat mengurangi risiko tertular penyakit-penyakit tersebut.

Selain itu, kucing juga dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan. Tikus dan kecoa seringkali membuat kotoran dan merusak makanan, yang dapat menimbulkan bau tidak sedap dan mengundang penyakit. Dengan memburu hama-hama tersebut, kucing dapat membantu menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat.

Memelihara kucing sebagai pemburu hama juga merupakan salah satu bentuk menjaga kebersihan dan kesehatan yang dianjurkan dalam ajaran Islam. kebersihan merupakan bagian dari iman, dan menjaga kesehatan merupakan kewajiban setiap Muslim. Dengan memelihara kucing, kita dapat menjalankan kedua kewajiban tersebut sekaligus.

Hewan yang suci

Dalam ajaran Islam, kucing termasuk hewan yang suci. Kesucian kucing ini dinyatakan dalam beberapa hadis, di antaranya:

  • Hadis Riwayat Abu Hurairah: “Sesungguhnya kucing itu tidak termasuk hewan yang najis, karena ia termasuk hewan yang selalu berkeliling di antara kita.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Hadis Riwayat Ibnu Umar: “Sesungguhnya kucing itu termasuk hewan yang suci, dan ia boleh masuk ke dalam rumah kalian.” (HR. Tirmidzi)

Kesucian kucing ini memiliki beberapa hikmah dan manfaat, antara lain:

  • Kucing boleh masuk ke dalam rumah dan tidak membatalkan wudhu.
  • Kucing tidak termasuk hewan yang najis, sehingga air liurnya tidak membatalkan wudhu.
  • Kucing boleh dipelihara dan tidak dianggap sebagai hewan yang kotor.

Dengan demikian, kesucian kucing dalam ajaran Islam memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi umat Islam. Kucing dapat dipelihara tanpa khawatir membatalkan wudhu atau mengotori rumah. Selain itu, kucing juga dapat menjadi teman yang baik dan membantu menjaga kebersihan lingkungan dari hama.

Studi Kasus dan Bukti Ilmiah

Selain dalil dari ajaran Islam, terdapat pula berbagai studi kasus dan bukti ilmiah yang mendukung manfaat memelihara kucing. Beberapa di antaranya adalah:

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Minnesota menunjukkan bahwa dengkuran kucing memiliki frekuensi rendah yang dapat membantu mengurangi stres dan menenangkan sistem saraf. Hal ini bermanfaat bagi pemilik kucing yang mengalami stres atau kecemasan.

Studi lain yang dilakukan oleh University of California, Berkeley menemukan bahwa paparan kucing sejak dini dapat membantu mengurangi risiko alergi dan asma pada anak-anak. Hal ini karena kucing menghasilkan protein yang dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, kucing juga telah terbukti sebagai pemburu hama yang efektif. Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Bristol menunjukkan bahwa kucing dapat mengurangi populasi tikus dan kecoa di dalam rumah hingga 90%. Hal ini bermanfaat bagi kesehatan lingkungan dan dapat mengurangi risiko penyakit yang dibawa oleh hama tersebut.

Meskipun terdapat bukti ilmiah yang mendukung manfaat memelihara kucing, penting untuk dicatat bahwa setiap kucing memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda-beda. Pemilik kucing harus memastikan bahwa mereka dapat memberikan perawatan dan perhatian yang layak bagi kucing mereka.

Dengan mempertimbangkan bukti ilmiah dan dalil dari ajaran Islam, memelihara kucing dapat menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang mencari hewan peliharaan yang bermanfaat dan penuh kasih sayang.

Pertanyaan Umum tentang Manfaat Memelihara Kucing Menurut Islam

Berikut adalah beberapa pertanyaan umum dan jawabannya mengenai manfaat memelihara kucing menurut ajaran Islam:

Pertanyaan 1: Benarkah kucing termasuk hewan yang najis?

Tidak. Hadis dari Abu Hurairah menyatakan, “Sesungguhnya kucing itu tidak termasuk hewan yang najis, karena ia termasuk hewan yang selalu berkeliling di antara kita.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pertanyaan 2: Apakah memelihara kucing membatalkan wudhu?

Tidak. Karena kucing adalah hewan yang suci, maka air liurnya tidak membatalkan wudhu.

Pertanyaan 3: Apa saja manfaat memelihara kucing menurut Islam?

Banyak, di antaranya adalah pengampunan dosa, penolak bala, pemberi ketenangan, penambah keberkahan, pertanda kebersihan, hewan kesayangan Rasulullah, menjaga kesehatan, pemburu hama, dan hewan yang suci.

Pertanyaan 4: Apakah ada anjuran khusus dari Rasulullah tentang memelihara kucing?

Ya. Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa memelihara kucing, maka setiap hari dosanya akan diampuni sebanyak bulu kucing tersebut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Pertanyaan 5: Apakah ada bukti ilmiah yang mendukung manfaat memelihara kucing?

Ya. Studi menunjukkan bahwa dengkuran kucing dapat mengurangi stres, paparan kucing sejak dini dapat mengurangi risiko alergi dan asma, dan kucing adalah pemburu hama yang efektif.

Pertanyaan 6: Apa yang harus diperhatikan saat memelihara kucing?

Pemilik kucing harus memastikan dapat memberikan perawatan dan perhatian yang layak, seperti makanan, tempat tinggal, dan kasih sayang.

Memelihara kucing sesuai dengan ajaran Islam dapat memberikan banyak manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Dengan mempertimbangkan bukti dari hadis dan studi ilmiah, memelihara kucing dapat menjadi pilihan yang baik bagi umat Islam yang mencari hewan peliharaan yang bermanfaat dan penuh kasih sayang.

Baca Juga: Panduan Memelihara Kucing Sesuai Sunnah

Tips Memelihara Kucing Sesuai Ajaran Islam

Memelihara kucing sesuai dengan ajaran Islam dapat memberikan banyak manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Berikut adalah beberapa tips untuk memelihara kucing sesuai sunnah:

Berikan Makanan dan Minuman yang Halal

Kucing adalah hewan karnivora, sehingga makanannya haruslah daging. Pastikan untuk memberikan makanan kucing yang halal dan tidak mengandung bahan-bahan haram, seperti babi atau bangkai.

Sediakan Tempat yang Bersih dan Nyaman

Kucing adalah hewan yang bersih dan suka dengan tempat yang nyaman. Sediakan tempat tinggal yang bersih, hangat, dan aman untuk kucing, seperti rumah kucing atau kandang.

Bersihkan Kotorannya Secara Teratur

Kotoran kucing dapat menjadi sumber penyakit. Bersihkan kotoran kucing secara teratur dan buang di tempat sampah tertutup untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Rawat Kesehatannya

Kucing yang sehat akan lebih bahagia dan panjang umur. Bawa kucing ke dokter hewan secara teratur untuk pemeriksaan, vaksinasi, dan perawatan kesehatan lainnya yang diperlukan.

Sayangi dan Berikan Perhatian

Kucing adalah hewan yang penyayang dan membutuhkan perhatian. Luangkan waktu untuk bermain dengan kucing, mengelus bulunya, dan memberikan kasih sayang.

Jangan Kasari

Kucing adalah hewan yang sensitif. Jangan pernah memukul, menendang, atau mengasari kucing. Perlakukan kucing dengan lembut dan penuh kasih sayang.

Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat memelihara kucing sesuai dengan ajaran Islam dan memperoleh manfaat yang maksimal dari hewan peliharaan yang menggemaskan ini.

Baca Juga: Manfaat Memelihara Kucing Menurut Islam

Kesimpulan

Memelihara kucing dalam ajaran Islam memiliki banyak manfaat, baik secara spiritual maupun kesehatan. Kucing dipercaya sebagai hewan yang suci, penolak bala, pembawa ketenangan, penambah keberkahan, dan hewan kesayangan Rasulullah SAW. Selain itu, kucing juga bermanfaat sebagai pemburu hama dan membantu menjaga kesehatan jantung, mengurangi stres, serta meningkatkan kesehatan tulang.

Bagi umat Islam yang ingin memelihara kucing, dianjurkan untuk mengikuti sunnah Rasulullah SAW dengan memberikan makanan halal, menyediakan tempat yang bersih dan nyaman, membersihkan kotorannya secara teratur, merawat kesehatannya, serta memberikan kasih sayang dan perhatian. Dengan memelihara kucing sesuai ajaran Islam, kita dapat memperoleh manfaat secara maksimal dari hewan peliharaan yang menggemaskan ini.

Youtube Video:



Tinggalkan komentar